BAB I
TIGA
SUDUT PERMASALAHAN
A.
TINJAUAN HISTORIS
Problem konfrontasi Israil versus dunia muslim saat ini bukan suatu
preseden lagi pararel dalam sejarah Islam.Dunia Muslim cenderung menganggapnya
sebagai suatu bentuk kolonialisme modern atau lebih dari itu bisa dikatakan
sebagai bentuk perulangan “perang salib”.Sulit dibedakan apakah Israil salah
satu asumsi tersebut atau bahkan kedua anggapan tersebut atau lebih dari itu. Sayangnya
tidak ada literature Islam yang bertemakan masalah ini.Oleh karena itu,
kebutuhan untuk analisa problem ini kemudian menjadi lebih besar saat ini, yang menyerukan dunia Arab
khususnya dan dunia muslim pada umumnya untuk menerima Israil sebagai anggota
(bagian) integral bangsa-bangsa dunia muslim di Asia Afrika.
Problem Israil mempunyai
tiga sudut permasalahan yang melibatkan dunia Muslim,dunia Kristen dan
Yahudi.Dua hal yang pertama telah terkunci dalam pergumulan semenjak munculnya
Negara Islam di Madinah tahun 622 M.Sebenarnya jauh sebelumnya kepentingan
komersial orang Kristen telah mendorong bangsa Abyssinia (Habsi) mengadakan spekulasi kolonialisasi di Arabia Selatan tahun 560 M dan mencoba
merusak kekuatan Makkah pada tahun Gajah
atau tahun 570 M tahun kelahiran Nabi Muhammad SAW.Selang waktu itu
dunia Kristen Barat memandang perlu menggunakan semangat keagamaan Kristen
Timur guna mengeksploitasi semangat ini
sekaligus bangsa Arab pra Islam untuk kepentingan komersial.Pada saat itu Arab
pra Islam mengalami kevakuman agama, sementara orang-orang Kristen Barat
pemegang kendali kekuasaan tidak menekankan seruan da’wah pada suatu keyakinan
dan keimanan.Agaknya meteka tenggelam dalam pergolakan politik pada front
internal dan pertikaian senjata dan pergolakan ekonomi pada front
eksternal.Wilayah Arab tidak memiliki arti sama sekali bagi mereka kecuali
sebagai jalur perdagangan.Ketika Negara Baru Islam mulai muncul disusul
terintegrasinya kota Mekah dan sebagian besar suku-suku di bagian barat dan
selatan Arabia , maka Byzantium Romawi memandang perlu untuk memobilisasi
prajurit-prajurit bonekanya di Palestina Selatan dan Yordania .Suatu gerakan yang
membawa pecahnya pertempuran pertama kalinya antara Islam dan Dunia Kristen dalam perang Mu’tah.(94 H/ 631 M).
Wahyu Al Qur’an telah
mengatakan apa yang harus dikatakan tentang doktrin Kristen dan lewat sikap
personal Nabi SAW Negara Islam telah /’membiarkan
hubungannya dengan orang-orang kristiani apa adanya .Delegasi /utusan orang
Kristen Najran telah diterima dengan baik oleh Rosulullah SAW dan telah
memperoleh penghormatan dengan penuh keramahtamaan.Mereka ditawari masuk Islam.
Beberapa diantara mereka menerimanya dan
kemudian menjadi anggota integral umat Islam (komunitas Muslim ).Sebagian lagi
menolak dan keputusannya dihormati Mereka menerima Pax Islamica (Tata dunia
baru Islam) dan menjadi sebuah komunitas otonomi yang diberi kewenangan mengatur
hukum dan institusinya sendiri , nasib dan momentumnya sendiri sebagai bagian integral Negara Islam
Universal.Akan tetapi Dunia Kristen utara tidak menyetujui persepakatan tersebut.. Itulah kenapa ketika Rosulullah
mengirim dua orang sahabatnya ke Dha al Talh untuk da’wah Islam , mereka berdua
dipenggal kepalanya dan konfrontasipun
tidak bisa terelakkan
Mulai waktu itulah
hubungan Negara Islam (kemudian hingga sekarang Dunia Muslim) dan dunia Kristen menjadi hubungan
konfrontatif. Periode ketidak aktivan konfrontasi dalam batas-batas
mereka yang wajar tentu saja ada.Tetapi hanya berlangsug sangat temporer karena kedua
belah pihak telah kehabisan tenaga dan energy. Benar-benar sia-sialah
dunia muslim menawarkan kepada dunia Kristen Pax Islamica yang didektekan oleh
konstitusi Negara Islam.Di balik ketenangan, dunia Kristen berada dalam
frustasi karena tidak mampu menaklukkan dunia muslim.Selang itu,dunia Kristenpun
memperoleh kekuatanya kembali memperlihatkan kegeramannya dan melakukan
ekspansi terhadap dunia Muslim melawan Negara-negara kecil muslim di Spanyol,
kekholifahan Ustamaniyh di Eropa Timur,kaum muslim di Afrika Barat, Samudera
India dan Malay Basin.Akibatnya muncul
kolonialisme.Dunia Muslim telah menyaksikan dan merasakan berbagai bentuk
kolonialime..Kaum penjajah Eropa dan pendudukannya di wilayah Al Jazair,intrusi
(pencampuran) elemen masyarakat asing non muslim dalam komunitas masyarakat muslim-di Malesia,Indonesia,
Cyprus,Palestina; eksploitasi ekonomi,imperalisme budaya, kristenisasi,upaya
mengambat munculnya kesadaran bangsa dan perkembangannya,menebarkan
perselisihan dan fitnah di mana-mana.Ketika dunia muslim bangkit melakukan
perlawanan senjata terhadap kehadiran
asing di tengah-tengah mereka, dunia Kristen hanya merubah taktiknya dan segera
menyesuaikan tujuannya dengan situasi baru.Pendudukan militer dan administrasi
colonial diakhiri, tetapi praktek kolonialisme
dengan cara yang lebih halus dan lebih membinasakan masih terus berlangsung.
Runtuhnya
kekhalifahan Utsmaniyah (ottoman empire)
disambut di dunia Barat Kristen
dengan suka cita , karena menandakan berakhirnya hegomoni Muslim di dunia . Hal
yang sama terjadi di wilayah Islam sendiri.Kaum muslimin sekarang telah menjadi
obyek dominasi dunia barat Kristen;dan identitas Islam,ukhuwwah islamiyah
(unity),budaya mereka serta agama mereka sudah tentu tercabik-cabik dan
dihancurkan.
Demikianlah dendam
dan kebencian umum yang mendarah mendaging dalam hati dunia Barat Kristen
mungkin benar-benar terlampiaskan.
B.
KEPENTINGAN DUNIA BARAT DAN TIMUR DEKAT.
Problem Israil
berantai lagi sangat sulit terpecahkan hingga abad ke sembilan belas
ini-pertikaian lama antara dunia muslim dan dunia Kristen masih
berlanjut.Ketika Balfour membuat deklarasi keji
pada tahun 1918, ia masih tetap meneruskan tradisi lama mereka mencoba
dengan taktik memecah belah dan menanamkan di suatu wilayah tertentu orang
asing yang diharapkan senantiasa menimbulkan perselisihan dan benturan dengan dengan sisa-sisa kekuatan Islam yang
ada dalam waktu dekat dan menerapkan prinsip “devide et impero” politik adu
domba.
Ketika route
perjalanan ke Hindia dan Timur Jauh memutar
lewat Afrika,maka daerah koloni di Semenanjung Harapan (The Cape of Good Hope),
pesisir timur Afrika,Aden dan daerah semenanjung jazirah Arab dipandang sangat signifikan untuk menjamin
route tersebut.Terbukanya Terusan Suez
sangat penting bagi Inggris untuk
menduduki Mesir,menetralisir Arabia
serta merebut wilayah-wilayah pantai timur Mediterania ( Palestina,Yordania,
Syiria dan Libanon) dari kontrol ottoman Muslim (Turki Ustmani) .
Wilayah-wilayah tersebut juga sangat berguna untuk kepentingan
mereka. Lembah sungai Nil menghasilkan gula dan padi untuk kepentingan pasar dunia serta kapuk
kapas kwalitas terbaik untuk pabrik tekstil Inggris.Tanah-tanah wilayah
Mediterania Timur menghasilkan gandum dan buah-buahan yang cukup untuk diangkut kapal ke Eropa
sebelum musim dingin.Perencanaan produksi dan eksplorasi minyak Irak dan
Iran telah terbayangkan terlebih dahulu
pada perang dunia pertama yang mendorong pendudukan wilayah tersebut
sepenuhnya.Puncak semua itu,hasil strategi militer di wilayah tersebut bagi kerajaan Inggris, Perancis, Italia dan
Belanda melebihi semua pertimbangan yang ada.
Dua kepentingan
Amerika mendektekan asumsi Amerika Serikat sekitar beban-beban Kolonialisme Eropa di wilayah tersebut sepanjang perang dunia II
; strategi militer anti- USSR dan minyak.Terciptanya Negara Israil sangat
membantu beberapa tujuan berikut :
Pertama.: mengantisipasi terjadinya perang dunia lagi dan memberi
dasar persaudaraan Barat sesuai kepentingannya untuk menjaga survivalnya.
Kedua : Memberi kemampuan mengalirkan energy dan
sumber-sumber alamnya disekitar daaerah yang terbelakang secara menyakitkan
,jika tidak mengucapkan terima kasih, rekontruksi kebangsaan akan membuat
mereka lebih mampu melawan dominasi dunia barat Kristen.
Ketiga : Sekarang di
semenanjun Arabia pada tahun taiga puluhan ditemukan minyak bumi membantu
memberi kekuatan ,namun erat ketergantungannya pada Israllah yang diharapkan
menjamin kekawatiran ini dan sumber vital.
Keempat: Menciptakan sebab yang akan melemparkan seluruh wilayah
/daerah tersebut dalam kancah kekacauan dan kemudian memungkinkan dominasi
barat memenuhi obyek eksploitasi kolonialis secara lebih murah dan mudah .
Kelima : Kelihatannya,
terciptanya neagara Israil dapat
menciptakan “kapak” non barat yang dapat digunakan barat memanipulasi dan
melempar negeri yang ingin memisahkan diri dari pengaruh barat.
Keenam : Memberikan gambaran kepada hati nurani dunia Kristen Barat
yang selalu dibayang-banyangi dosa
kejahatan Dunia Kristen melawan Yahudi
selama dua mellenium yang klimaknya pembantaian Yahudi besar-besaran
yang dilakukan oleh Hitler.
Tujuh Untuk membinasakan
dan membumihanguskan kekuatan dunia Islam dengan membelah “Al Ummah”:
(komunitas Islam Dunia) menjadi separoh kekuatan Asia dan setengahnya kekuatan
Afrika yang terpisah oleh dinding penghalang yang tidak mungkin teratasi.
C.
ZIONISME DAN AMBISI BARAT
Tujuan dan target
zionisme senada dengan keinginan dan ambisi
barat Kristen, sebagaimana yang terlihat dalam pergumulan dan perlawanan
hidup dan matinya melawan Islam.
Seandainya tidak ada problem Yahudi di
barat ,sekiranya tidak pernah ada Zionism, barangkali Dunia Barat Kristen
telah menciptakan problem
serupa.Sebenarnya mereka telah menciptakan “Israil-Israil” lain di dunia muslim
.Mereka telah menanam orang china di Malesia dan menciptakan Negara
Singapura,mereka menanam orang Yunani di Siprus, menaruh orang Yunani dan
Italia di Alexandria serta menaruh orang Armenia di Libanon dan dengan sengaja
telah menciptakan Israil-Israil yang lebih potensial.
Typology tindakan
Barat Kristen vis-a vis Dunia Muslim selalu sama. Dimana saja berada
mereka mempunyai kekuatannya,sehingga dapat dengan mudah merencanakan pengaturan kembali tapal batas
wilayah kaum Muslimin di bawah dominasi mereka,termasuk setiap elemen asing
yang dijanjikan /diharapkan senantiasa menimbulkan perselisihan dengan
komunitas Muslim yang kemudian akan menciptakan hambatan permanen bagi
kebebasan dan kemajuannya.
Semua itu dan lebih
dari itu telah disadari /diketahui
setiap putra-putri muslim. Essai ini tidak bermaksud mengulangi kembali hal
serupa.Agaknya apa dicobakan di sini,menekankan titik point bahwa konfrontasi
Muslem –Kristen telah menimbulkan bahaya baru, kekejaman dan dendam yang lebih
parah, ketika barat Kristen menemukan Zionisme sebagai instrument (alat) ambisi
keinginan permusuhan anti Dunia Muslim.
Itulah signifikansi
deklarasi Balfour bagi hubungan
Kristen-Muslim dan Yahudi. Amerika membuat
penemuan ini hanya selama perang dunia II dan menjustifikasi ketika presiden
Truman terus terang menyatakan Amerika Serikat di belakang gerakan Zionisme
dengan meminta Inggris membuka
Palestina bagi imigran Yahudi yang tidak terbatas jumlahnya pada
tahun 1945.
Bagaimana sifat
karakter Zionisme?, bagaimana sejarahnya ?.Apa kekuatan internal yang menjaga
kelangsungan hidupnya ? Apa yang bisa
diharapkan dari semangat pemikiran Yahudi barat/? Kristen Barat ? jika agama
Yahudi suatu ajaran kuno ,sedangkan zionisme suatu yang baru maka apakah
hubungan diantara keduanya ? Kenapa Zionisme
bersikeras untuk mempunyai Negara Israil /? Bagaimana sikap Israil
terhadap Negara tetangganya /? Haruskah Israil senantiasa menempati Negara
Zinonist ? Bagaimana pendirian dan sikap Islam
terhadap kehadiran Negara Israil .?Bagaiman perang idiologi (ghozwul
Fikri) antara Israil dan dunia Islam disajikan ? Bagaimana keputusan Islam terhadap Israil
saat ini ?Mungkinkah diakui di bawah term konstitusi Syariah
?Perubahan-perubahan dan kondisi apakah yang diperlukan untuk membuat pengakuan
secara syah? Apakah Negara Palestina sekuler merupakan jawaban Islam
terhadap Problem Israil ? mungkinkah semua mesin Negara Israil dilucuti
? Dengan apakah Islam akan menggantikannya ? Bagaimana hukum dasar (konstitusi
) Islam dalam permasalahan sedemikian mengatur hubungan muslim – Yahudi di masa mendatang ? Ini semua dan berbagai
pertanyaaan lain menjadi obyek pokok
bahasan karya tulis yang hadir di tangan pembaca.
/S/
CHAPTER
II
BAB II
CELAH SEJARAH
EMANSIPASI YAHUDI
DI DUNIA
KRISTEN BARAT DI MASA LAMPAU
Orang-orang
kristiani telah faham atau salah memahami,status Yesus sebagai Tuhan yang diturunkan ke dunia untuk menderita mati
yang sangat hina sebagai penebus dosa
umat manusia dan juru selamatnya.Sebagai
konsekwensinya, mereka mereinterpretasikan semua sejarah Yahudi sebagai
propadeutic dan prolog sebuah
peristiwa besar.Jika di sana ada
penyaliban tuhan tentunya juga ada situasi historis atau setting sejarah dimana
tuhan juru selamat dapat diharapkan, dituduh dan dipersalahkan sebagai juru selamat
dosa manusia kemudian disalibkan.
Tentunya disana harus ada agama yakni agama Yahudi yang berkembang yang meraih status
legitimasi tertulis yang kokoh
di mana para robi yahudi/ telah menyelami kepercayaan mereka dalam
“tanjung waktu” dan masuk dalam konteks dimana tuhan disalib dapat memainkan peran bentuknya kembali
,dituntut dan dihukum dalam proses. Semua Yahudi dulu maupun sekarang
dikembalikan pada statusnya sebagai
instrument sepenuhnya, dan lagi sangat berbelit rumit, tetapi masih sebagai instrument/ alat inkarnasi Yesus dan
penyalibannya.
Pada dasarnya,semua orang kristiani tidak menolak dan tidak
menganggap suci orang-orang Yahudi karena keterlibatan mereka menjelang kisah peristiwa penyaliban .Sebaliknya mereka
mengadopsi secara besar-besaran sebagai
klaim dan milik mereka.Lewat eisegesis menginterpretasikannya
sebagai bentangan maksud tuhan secara gradual dalam sejarah(takdir).Namun
pengabdosian dan penyalinan tersebut telah merusak moment penting sejarah itu
sendiri.Penghinaan, fitnah, tuduhan serta hukuman dan penyaliban Yesus
oleh orang-orang Kristiani tidak dianggap sebagai langkah penting untuk
kesempurnaan dari sebuah scenario drama Tuhan.
Hati kecil mereka tidak bisa sepenuhnya menerima orang Yahudi
sebagai instrument akTif dalam berbagai peristiwa sejarah tersebut. Daripada
mengucapkan terima kasih pada peran
mereka sesuai logika klaim mereka yang
dikehendaki,mereka lebih cenderung menuduh
dan menganggap mereka berdosa besar,yaitu dosa deicide .Karena mengingat
penderitaan Yesus setiap perayaan paskah- sebenarnya di dalam
massa a dan komunitas pada kekhilafan pandangan belaka tentang penyaliban ada
dimana –mana yang senantiasa mengingat
mereka terhadap kematian Tuhan penyelamat - hati mereka mendidih penuh kebenciandan
dendam terhadap orang Yahudi sebagai
pelaku kejahatan dan dosa besar deicide.
Karena orang-orang Yahudi
banyak beralih agama Kristen,hati kecil
orang –orang kristiani merasa cukup puas dengan anggapan Yahudilah sebagai
biang deicide tersebut.Orang-orang Kristianipun melampiaskan dendam kusumat
mereka melawan kehadiran mereka selama itu hanya dalam batas imajinasi mereka
belaka.. Meski demikian seperti adanya orang Yahudi menolak klaim orang Kristiani
(ketuhanan) Yesus, bahkan menganggapnya sebagai dajjal pembohong besar.Ternyata
eksistensi mereka sebagai orang Yahudi menjadi batu sandungan terhadap klaim
orang Kristiani,bahwa Yesus adalah Mesiah dan Tuhan.Kelangsungan hidup mereka
demi kepentingan orang Kristiani dan
menjadi peringatan hidup abadi bagi
penderitaan Al Masih.
Dua elemen lebih telah mendesak pemikiran orang Kristiani melompat
dari kehadiran Yahudi sebagai reminder (peringaan)penderitaan Yesus untuk
cenderung mengindikasikan kehadirannya
sebagai suatu bentuk kekhilafan dari tindak kirminal yang mengerikan tersebut.
Pertamadisajian oleh alkitab yang mencatat bahwa para penuntut Yesus mengakui membenarkan tuduhan Yesus sebagai karya/tipu daya atau
rekayasa yang sengaja mereka buat dan tanggung jawab yang diterima untuk itu. (Matius 27,1,12,20,22)
Kemudian Al Kitab tsb juga mencatatnya sebagai kemauan mereka dan mengasumsikan bahwa tanggungjawab berada
pada mereka dan disamping untuk kepentingan generasi mendatang mereka .(matius
27: 25).Orang-orang Yahudi mungkin mengingkari bahwa mereka mengatakan
pengakuannya.
Karena sumbernya orang-orng kristiani maka element-element lama
dalam pemikiran orang kristiani tentu dibuat adanya kemungkinan tuduhan
/anggapan hal yang terjadi di masa mendatang .Itulah doktrin kristiani tentang
perwakilan dosa(dosa warisan) ,penderitaan dan jasa.
Pertama:
Dosa Adam sebagaimana klaim mereka telah melintasi semua keturunannya dan
kesalahannya menjadi dosa warisan dalam kehidupan umumnya .Semua orang secara
terpaksa berbuat dosa dan punya kekurangan dan kehilafan .Tidak ada usaha dan
bukan bagian kehendak dan kuasa mereka dapat menyelemtkan.
Dosa asli yang pernah .
orang kristiani adalah dosa bawaaan dalam hidupnya dan tidak dapat
dielakkan karena sedemikian itula membawa tuhan dan mendorong tuhan sendiri
menarik manusia pada kedudukan nasib atau takdirnya.
Dosa asli sebagaimana yang
dipegangi Kristen, dosa, hidup bawaan dan tidak bisa dielakkan .Itulah kenapa
Tuhan harus mengirim anaknya sendiri untuk membebaskan manusi dari
keputusasaannya yang terpaksan_subhanallah ‘amma yashifun.”
Kedua :Penderitaan Juga perwakilan penderitaan dan
jasa tersebut lewat dari Yesus ke umat manusia secaara misteri .Sebab Yesus
mati disalib,sebagaimana klaim mereka,maka orang Kristiani yang hidup dua ribu
tahun kemudian dengan sendiri merupakan jasa penderitaan Yesus karena
penderitaan telah………… secara perwakilan.
Hal ini membawa sebuah pemikiran yang diatur oleh sebuah kategori
“perwakilan pada tingkat moral.” Melompat pada suatu konklosi bahwa tetangga
orang Yahudi masa kini secara pribadi
berbuat kesalahan atas penngikarannya terhdap Yesus .
Sebenarnya Paus sendirilah yang menerima tanggungjawab resmi untuk
menjaga Yahudi seabagai jenis bangsa
syetan ,contoh kehidupan pengkhianatan dan kekafiran model pertama kejahatan
anti Al Masih(Cristus).Dialah yang menetapkan sepermpat khusus untuk yahudi di
Roma sebagai sebuah museum yang
mengerikan yang akan menjaga dan
memperlihatkan.